Aturan Aman Bawa Serta Buah Hati Keluar Rumah

Banyak yang mengatakan bahawa bayi yang baru lahir belum boleh diajak pergi keluar rumah sampai ia berusia 40 hari.

Sebenarnya anggapan ini ada benarnya juga sebab bayi mengingat bayi yang baru saja dilahirkan akan cenderung belum siap untuk mereka mengenal langsung dunia luar. Terlebih lagi, daya tahan tubuh bayi yang baru lahir, tentunya masih sangat rendah, bahkan tidak sedikit bayi yang kesulitan beradaptasi dengan lingkungan baru sehingga membuat mereka mengalami masalah bertahan hidp pada awal kehidupannya setelah ia lahir.

Kekhawatiran akan kesehatan dan keselamatan si buah hati yang baru lahir, memang sah-sah saja. Apalagi mengingat hadirnya buah hati bukanlah hal yang mudah untuk anda gapai. Akan tetapi, jangan sampai kekhawatiran ini membuat anda enggan membawa si kecil bepergian dan membuat mereka terus menerus berada dalam rumah tanpa dipekernalkan dengan bagaimana ramainya dunia luar. Salah-salah, hal ini malah akan membuat mental dan kesehatannya shock pada saat anda pertama kali mempekenalkan si kecil pada dunia luar.

Membawa bayi baru lahir keluar rumah, memang sah-sah saja. Asalkan anda tidak membawa bayi berusia baru beberapa minggu kelayapan ke berbagai tempat. Saat usia si kecil dirasa sudah cukup dan anda sudah merasa yakin bayi anda siap diperkenalkan dengan dunia luar, maka boleh-boleh saja membawa serta mereka kemanapun anda inginkan selama hal tersebut aman untuk si bayi.

Ya, kegiatan membawa serta buah hati keluar rumah, seperti ke pantai, berbelanja, ke mall, ke rumah orangtua anda dan kemanapun, tentu menjadi kegiatan yang menyenangkan sekaligus menjadi tantangan yang seru. Apalagi, bila si kecil rupanya memiliki banyak orang yang sudah menanti mereka untuk segera melihatnya. Hal ini tentu saja akan membuat anda senang dan gembira. Untuk pertama kalinya, buah hati anda akan diperkenalkan dengan dunia luar yang belum ia kenali sebelumnya.

Bertemu dengan banyak wajah dan melihat banyak hal baru, akan tentu saja membuat si kecil senang. Meski sebagian anak yang terlalu kecil belum memahami hal ini, namun tidak ada salahnya membawa mereka keluar rumah. Dengan begini, suasana yang berbeda akan tetap mereka rasakan.

Hal ini juga yang dapat menjadi pertimbangan untuk sebaiknya membawa si kecil keluar rumah pada saat usianya sudah beranjak beberapa bulan, dimana matanya sudah mulai dapat membuka dengan sendirinya. Dengan begini, si kecil akan mulai belajar melihat banyak hal dan ditangkapnya dengan lebih baik.

Ya, membawa serta buah hati keluar rumah seringkali menjadi hal yang tak sabar ditunggu oleh banyak orangtua. Rasa atusias untuk memperkenalkan si kecil pada teman-teman dan saudara anda, membuat sebagian orangtua ingin segera mengadapi momen ini. Sayangnya, tidak sedikit orangtua terutama ibu baru yang mengalami keraguan untuk melakukan hal ini.

Banyak orangtua yang merasa bayi mereka masih begitu rentan untuk dibawa keluar rumah. Sehingga hal ini membuat niatan untuk membawa si kecil pergi menjadi berkurang dan pada akhirnya memilih untuk mengundur-undur waktu tersebut.

Akan tetapi, tak perlu khawatir anak-anak bayi akan tetap dapat dibawa pergi keluar rumah dan dipertemukan dengan banyak orang. Asalkan ibu mampu menerapkan beberapa aturan yang akan menjaga si bayi tetap aman berada diluar rumah selama berpergian. Seperti apa saja hal tersebut? Mari simak selengkapnya dibawah ini.

aturan-membawa-bayi-keluar-rumah.jpg

Berjalan-Jalan di Pantai

Menurut beberapa sumber, anda dapat membawa serta buah hati anda yang sudah berusia 3 bulan untuk berjalan-jalan ke pantai. Suasana alam di pantai yang begitu tenang, disebut-sebut akan menjadi edukasi yang baik untuk si bayi. Meski bayi belum dapat memahami apa itu pantai dan seperti apa pantai untuknya. Akan tetapi, suasana alam dengan kondisi semilir angin dan dayuan ombak yang menenangkan akan membuat bayi merasa tenang dengan kondisi ini.

Akan tetapi, pada saat anda membawa serta buah hati ke tampat seperti ini, maka pastikan bila kondisi anda sudah jauh lebih pulih dan lebih baik pasca melahirkan dan tubuh si bayi pun sudah semakin kuat. Agar demikian, manfaat pantai bisa dirasakan oleh anda berdua. Nah, akan tetapi ada beberapa aturan yang bisa anda terapkan pada saat membawa serta buah hati anda ke pantai. Apa sajakah peraturan tersebut? Simak dibawah ini.


  • Oleskan Sun Cream Untuk Bayi

Saat hendak membawa si kecil pergi ke pantai, penting sekali untuk anda dapat mengoleskan sun cream untuknya, minimal setengah jam sebelum berangkat ke lokasi. Meski anda tidak mempersiapkan si kecil untuk berenang dan main air. Akan tetapi tetap saja, kondisi pantai yang terbuka dengan alam yang bebas, membuat sinar matahari akan dengan mudah menyengat kulit.

Untuk itu, sebaiknya oleskan sun cream pada kulit bayi. Untuk jenis sun cream sendiri, sebaiknya sesuaikan dengan kulit bayi yang aman. Inilah mengapa, sebaiknya membawa anak bayi dengan usia yang cukup besar saat dibawa ke pantai agar kulitnya lebih tahan terhadap barang dan bahan yang baru.

Selain lebih aman, anak-anak bayi dengan usia yang lebih besar, minimal sudah mampu membuka mata dan melakukan interaksi sendiri akan membuat mereka menikmati dengan baik pemandangan alam dipantai dan bermain air dipesisir yang aman bersama dengan orangtuanya.

Pada saat mengoleskan sun cream sebaiknya balurkan pada seluruh bagian kulit si kecil, hanya saja hindari mengoleskannya pada bagian telapak tangan dan jari-jarinya. Sebab anak bayi umumnya akan lebih mudah memasukkan bagian tangannya ke mulutnya. Yang mana ini artinya bila anda mengoleskan sun cream kebagian tersebut, dikhawatirkan akan termakan oleh si kecil.

  • Bawa Bala Bantuan

Penting sekali untuk meminta pasangan atau keluarga anda untuk ikut serta menemani anda pergi berlibur bersama dengan si kecil. Hal ini dikarenakan, tak cukup satu orang untuk mengawasi dan menjaga si kecil yang masih bayi seorang diri di pantai. Ada beberapa kondisi yang memugkinkan anda akan membutuhkan bantuan orang lain pada saat membawa si kecil yang masih begitu bayi ke pantai. Salah satunya adalah saat anda hendak pergi ke toilet atau pada saat hendak mengganti popok yang mungkin tidak bisa dilakukan seorang diri.

Pada saat meminta bantuan orang lain, sebaiknya perhatikan apakah orang tersebut bisa dipercaya atau tidak. Selain itu,  pilihlah orang yang anda yakini mampu melakukan pekerjaan menjaga si kecil. Untuk itulah, sebaiknya ajaklah pasangan atau keluarga anda untuk menemani anda bersama dengan si kecil.

  • Hindari Membawa Si Kecil ke Pantai Saat Hari Libur

Bukanlah ide yang baik memutuskan untuk membawa si bayi yang masih keci berlibur ke tepi pantai pada saat musim libur tiba. Seperti yang kita ketahui, pantai akan cenderung dipadati banyak orang pada saat musim liburan tiba.

Kondisi yang ramai dan bising, bukanlah pilihan yang bijak untuk membawa serta buah hati anda. Bukan menghibur, salah-salah kegiatan ini malah akan membuat bayi anda rewel sebab perasaan tidak nyaman yang didapatkannya dari desak berdesakan bersama dengan orang lain. Untuk itu, sebaiknya hindari membawa si kecil ke pantai pada saat waktu libur tiba.

  • Jangan Bawa Si Kecil Saat Udara Panas

Selain beberapa hal diatas, hindari pula poin penting yang satu ini. Bukan hanya ke pantai, membawa si kecil keluar rumah pada saat udara diluar sedang terik-teriknya bukanlah hal yang bijak. Udara panas akan mempengaruhi si kecil dan berdampak buruk untuk kesehatannya. Terutama saat si kecil sedang sakit, udara panas diluar yang mempengaruhi si kecil akan membuat sakit yang dideritanya menjadi lebih parah.

Untuk itu, sebaiknya ajaklah si buah hati ke pantai pada saat pagi hari atau sore hari saat matahari tidak bersinar dengan terlalu terik. Terlebih lagi, kondisi ini akan tentu saja membuat anda merasa nyaman bepergian bersama dengan si buah hati. Yang terpenting adalah jagalah agar sebisa mungkin buah hati anda tetap dalam kondisi yang teduh untuk menjaganya agar tetap nyaman.


Menonton Bioskop

Sebenarnya, bayi dengan usia 1 atau 2 bulan, masih suka tertidur. Jadi demikian, pada saat anda membawa serta si buah hati pergi ke bioskop, maka ia tidak akan membawa kebisingan yang berarti didalam ruangan theatre. Itulah mengapa, mungkin ini pula yang menjadi alasan, sebagian orangtua akan menikmati membawa serta buah hati mereka menonton film di bioskop.

Nah, hanya saja pastikan ketika anda hendak pergi ke tempat ini dan membawa serta si kecil, maka beberapa aturan ini haruslah anda terapkan agar keamanan dan keselamatan si buah hati tetap terjaga dengan baik.

  • Upayakan Tubuh Si Kecil Tetap Hangat

Seperti yang kita ketahui suhu didalam ruangan theatre seringkali terasa begitu dingin dengan hembusan jajaran pendingan ruangan didalamnya. Hanya saja, udara yang terlalu dingin seperti didalam ruangan bioskop tidak akan cocok untuk si kecil. Bila tidak siaga, si kecil bisa saja merasa kedinginan dengan hal ini.

Untuk itu, sebaiknya pakaikan selimut atau gunakan pakaian yang hangat untuknya. Bukan hanya itu, pastikan pula jika perut si bayi berada dalam keadaan kenyang untuk menghindari rengekan atau tangisan rewelnya yang akan mungkin menganggu oranglain.

  • Pertimbangkan Suara dalam Ruangan Bioskop

Efek suara yang dimunculkan pada ruangan bioskop umumnya selalu keras dan terdengar begitu bising. Hal ini umumnya dilakukan untuk menonjolkan sound effect pada film yang diputar. Akan tetapi, kegaduhan suara seperti ini, terutama suara yang mengejutkan akan mungkin membuat bayi anda merasa tidak nyaman dan terkejut. Suara yang memekakkan telinga akan mungkin membuat si kecil merasa tidak nyaman dan akhirnya menangis.

Maka demikian, sebaiknya pertimbangkan kembali efek suara yang akan ditimbulkan dari menonton bioskop. Bila sekiranya suara dari sound terlalu keras, maka tidak sebaiknya anda membawa serta buah hati anda ke tempat seperti ini.

  • Jauhkan Si Bayi dari Orang Asing

Kondisi ruangan bioskop atau tempat mengantri yang dipadati oleh banyak orang, tak jarang membuat tangan-tangan jahil dan iseng selalu ingin bersentuhan. Terutama dengan si buah hati. Melihat rupanya yang lucu dan menggemaskan, oranglain yang melihat bayi anda akan mungkin merasa gemas ingin mencubit, menyentuh atau mencolek buah hati anda.

Akan tetapi, sebaiknya jauhkan bayi anda dari sentuhan sembarang orang guna menghindari perantara virus yang bisa masuk kapan saja kedalam tubuh si kecil.

Dalam hal ini, anda pun akan perlu bersiap-siap menerima pandangan orang lain yang merasa tidak senang atau terganggu dengan kehadiran bayi anda sebagai penonton cilik. Akan tetapi, bila semua peraturan sudah diperhatikan, maka anda akan dapat menikmati pengalaman sebagai seorang ibu.

Pergi Ke Mall

Menyaksikan hilir mudik banyak orang dengan mendorong stroller, dimana didalamnya terlihat bayi mungil yang masih begitu kecil adalah pemandangan yang lumrah. Maklumlah, selama ini mall dianggap sebagai tempat yang enak untuk berjalan-jalan. Bahkan dengan membawa serta bayi yang berusia dibawah 40 hari.

Disana, anda dapat berbelanja atau hanya sekedar menikmati window shopping. Bukan hanya itu, di mall pun tersedia restoran yang menyediakan banyak makanan, jalanan yang lapang, pemandangan yang enak dan bersih.

Bukan hanya itu, ada pula spot yang nyaman yang dibuat khusus untuk ibu menyusui. Sehingga pilihan tempat ini seringkali dianggap sebagai pilihan yang sempurna untuk membawa serta si buah hati bepergian keluar rumah dengan tempat yang nyaman.

Akan tetapi, pada saat anda membawa si kecil ke mall, sebaiknya pertimbangkan beberapa hal. Jangan terlalu lama karena suasana bising yang akan didengar oleh si buah hati akan mungkin membuatnya tidak tenang. Selain itu, perhatikan pula untuk menjauhkan si kecil dari sekelompok perokok.

Untuk menjaga kenyamanan anda dan si bayi sebaiknya, datanglah ke mall pada pagi hari, saat sebelum terlalu banyak pengunjung yang datang kesana. Selain menyenangkan, si bayi yang anda bawa pun akan merasa lebih tenang.


Arisan Keluarga

Momen arisan keluarga dengan membawa serta buah hati adalah kegiatan yang menyenangkan sekaligus bisa dijadikan momen memperkenalkan buah hati pada keluarga besar anda. Selain itu, hal ini pun bisa dijadikan media guna mengurai kebosanan anda sehari-hari karena terus berada dirumah.

Asalkan anda bersama dengan si buah hati sehat, maka tidak ada masalah membawa serta bayi dibawah usia 40 hari keluar rumah.

Apabila arisan dilakukan dirumah saudara, maka ini artinya anda hanya membawa sementara si buah hati pindah tempat ke lingkungan yang berbeda. Nilai plus yang lain, membawa bayi dengan usia yang masih begitu kecil adalah mereka tidak akan terlalu merepotkan anda, karena masa tidurnya masih begitu panjang. Si bayi hanya akan menangis pada saat ia ingin menyusu, ingin buang air besar dan pada saat pipis.

Nah, pada saat ini pastikan bila anda meminta izin si tuan rumah untuk menggunakan saah satu kamar untuk membaringkan si kecil. Dengan begini, ini pun bisa dijadikan hal untuk mempermudah orang lain melihat si kecil beramai-ramai. Resikonya mungkin semua orang akan mungkin menyentuh si kecil dan menggendongnya. Selain itu, hindarkan mengerubuti si kecil yang mana hal ini mungkin akan membuatnya merasa tidak nyaman.

Bukan itu, sebagai ibu baru yang berada dalam lingkungan keluarga besar, maka siap-siap saja dengan sebuah berbagai nasihan untuk merawat bayi anda. Selama anda menikmati kegiatan ini, maka anda akan bisa berbaur dengan yang lain ketika anak anda bersama dengan oma atau opanya.

Naik Pesawat

Satu lagi tempat yang seringkali membuat seorang ibu atau orangtua terpaksa membawa serta buah hatinya pergi naik pesawat. Entah itu, mengunjungi tanah air, pulang kampung dan lain sebagainya. Seringkali anda merasa terpaksa membawa serta buah hati anda yang masih kecil untuk pergi jauh dengan menggunakan pesawat. Lantas apa saja hal yang perlu diperhatikan saat membawa serta buah hati anda? Simak dibawah ini.

  • Cari Tahu Peraturan dan Kebijakan Maskapai Bersangkutan

Sebelum memutuskan memilih salah satu jenis maskapai yang akan digunakan. Sebaiknya ibu mencari tahu terlebih dahulu tentang kebijakan penumpang yang membawa bayi. Sebab ada pula maskapai yang tidak merekomendasikan penumpang membwa serta bayi dibawah usia 7 hari.

  • Perhatikan Resiko Turbulensi

Perlu diketahui pada saat lepas landas atau pada saat mendarat akan terjadi goncangan atau tubulensi yang mana hal ini akan dapat menyebabkan telinga menjadi sakit dan goncangan akan mungkin membuat si bayi merasa tidak nyaman dengan hal ini. Untuk mengatasinya, anda bisa menyusui si buah hati untuk mengalihkan perhatiannya dan terus mendekapnya dalam tubuh anda.

Demikian beberapa hal yang perlu diperhatikan pada saat membawa serta buah hati anda keluar rumah agar tetap aman dan nyaman.